JBW (1)

Pertama kali aku melihat posternya terpampang di tembok depan pintu masuk (keluar) Laboratorium, “Jogja Bird Watch” tertulis dengan huruf yang cukup besar. kalimat asing itu kontan saja menggugah rasa ingin tahu-ku. upss… ternyata itu acaranya anak Biolaska (kelompok bio yang dimotori teman-teman angkatan 2003), yang bekerja sama dengan kelompok bio Universitas lain (UNY, UGM, UAJY, UNS) lantas saja aku tertarik apalagi setelah membaca bagian terakhir “free invitation for member & non-member “. wah, kesempatan nih…

Jogja Bird Watch, kemarin aku ikuti juga acara itu. pergi ke Deles di timur kaki gunung merapi daerah Klaten. seperti namanya kegiatan ini dilakukan untuk mengamati satwa liar dari kelas aves.

Berkumpul di democratic stairs UIN SUKA pukul 06.00 am, beberapa kelompok study pencinta burung diantaranya ; BIONIC-UNY, KSSL-FKH UGM, MatalaBiogama-Bio UGM, Bio UAJY, Pencinta Burung UNS dan Biolaska-UIN. tepat sebelum pukul setengah tujuh rombongan berangkat dengan 2 buah mobil, dan beberapa motor. memasuki kawasan deles kami di sambut oleh jalan yang menanjak seperti tak berujung, motor yang kutunggangipun sudah kewalahan, maklum motor tua. apalagi, dijalan menanjak seperti ini mesti boncengan (aku dan arif). kuputuskan saja untuk pindah ke motornya nunung yang lebih ‘bertenaga’. akhirnya, sampai juga. Setelah memarkir kendaraan dan membagi kelompok pengamatan kami merangsak lebih keatas. kini kami berada di ketinggian 674 dpl, melemparkan pandangan, mata hanya menangkap hamparan hijau di kejauhan, sungguh alam khas pegunungan dengan hawa sejuk dan udara segar.

Baru beberapa tapak kami melangkah, di kejauhan nampak tiga ekor burung Pernis ptilorhynchus (dikenal juga dengan nama oriental honey buzzard) melayang-layang diudara. species ini berasal dari sentral siberia di timur Jepang yang sedang melakukan migrasi menuju Nusa Tenggara, terutama dilakukannya pada musim penghujan dan akan kembali lagi ke daerah asalnya melalui jalur yang sama. dari hasil pengamatan menunjukkan species ini cukup membutuhkan waktu sekitar satu bulan untuk perjalanan migrasi yang dilakukannya. meskipun termasuk raptor species ini lebih menggemari larva lebah sebagai makanan favoritnya. tak tahu kenapa, mungkin dengan alasan lebih mudah dan tak memerlukan pertarungan.

jantan dan betina dapat di identifikasi dari bentuk sayapnya, dewasa jantan, cenderung memiliki bulu sayap sekunder yang cukup ramping bila dibanding dengan betina dewasa.

Oriental Honey buzzard

Oriental Honey Buzzard
Scientific classification
Kingdom: Animalia

Phylum: Chordata

Class: Aves

Order: Falconiformes

Family: Accipitridae

Genus: Pernis

Species: P. ptilorhynchus

Binomial name
Pernis ptilorhynchus

Image source

Satu Balasan ke JBW (1)

  1. mufti mengatakan:

    hoe…. bang …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: